Poster Bioskop Air Mata di Ujung Sajadah (gambar: Penulis) Air Mata di Ujung Sajadah, film yang disutradarai Key Mangusong menuai penilaian 9.5/10 di TIX.ID dari 1,493 votes, 94% rating google, dan 8,6/10 IMDB. Antara Ibu Kandung dan Ibu Asuh, Cinta Kasih Seorang Ibu tak Akan Hilang untuk seorang Anak. Film dengan peran utama oleh Titi Kamal Dari hasil penelitian diperoleh gambaran bahwa Maut dan Cinta mengungkapkan nasionalisme, yang secara tidak langsung dapat menumbuhkan karakter bangsa.Kunci: nasionalisme, budi pekerti, dan 2. TUGAS RESENSI_MITHA YULIA SARI_K7113142_4C 11 MEI 2015 B. KEPENGARANGAN Novel ini ditulis oleh Tere Liye. Tere Liye lahir di Bandung pada tanggal 21 mei 1979, ia berasal dari Sumatera Selatan dan merupakan anak ke enam dari tujuh bersaudara, nama aslinya adalah Darwis, Tere Liye merupakan nama populernya yang diambil dari bahasa India yang artinya untukmu, Ia merupakan mahasiswa lulusan Resensi Buku “Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin”. by Nandy 2 tahun yang lalu. Judul: Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin. Genre: Fiksi remaja. Penulis: Tere Liye. Bahasa: Indonesia. Penerbit: Gramedia Pustaka Utama. Tahun Terbit: 16 April 2018. Jumlah Halaman: 264 halaman. . Andai dosaku dapat terlihat, mungkin bumi dan langit telah penuh oleh dosaku. Setiap petuah aku anggap angin lalu. Setiap amanah aku anggap tidak penting. Masih adakah jalan untuk meraih cinta-Mu? Aku berharap setiap air mata yang perlahan terjatuh membasahi tempatku bersujud adalah bukti cintaku pada-Mu. Bila engkau mencintai-Nya berharaplah air mata yang terjatuh membasahi pipimu adalah Air mata Cinta untuk Sang Maha Pemilik Kehidupan. Spesifikasi Produk SKU BAW180050 ISBN 9786025508578 Berat 380 Gram Dimensi P/L/T 14 Cm / 21 Cm/ 0 Cm Halaman 468 Jenis Cover Soft Cover Judul resensiMencintai Sang Maha Cinta Identitas buku buku Air Mata Cinta Ika Fitriani Bintang Media PT Mejvana Media Indonesia terbit 2018 halaman468 halaman Pendahuluan Shineeminka adalah nama pena dari Ika Fitriani,lahir di Bogor,23 februari 1994,karya lainnya adalah Novel Cinta Dalam Diam dan Aliandra. Isi/sinopsis Andai dosaku dapat terlihat,mungkin bumi dan langit telah penuh oleh dosaku,setiap petuah aku anggap angin lalu,setiap amanah aku anggap tidak penting,masih adakah jalan untuk meraih cinta-Mu. Aku berharap setiap air mata yang perlahan terjatuh membasahi tempatku bersujud adalah bukti cintaku engkau mencintai-nya berharaplah air mata yang terjatuh membasahi pipimu adalah Air mata Cinta untuk sang Maha Pemilik Kehidupan. Ulasan Keunggulan - covernya menarik - memiliki cerita yang bagus - terdapat banyak sekali kata-kata motivasi yang sangat menginspirasi Kekurangan -terdapat tulisan huruf yang sedikit tidak jelas sehingga sulit untuk dipahami Penutup Novel ini sangat cocok untuk para remaja yang sedang berhijrah,bukan hal yang mudah memang untuk kita berhijrah namun bisa kita lalui dengan segala kelebihan dan kekurangan yang kita punya,berharap masih ada jalan untuk meraih cintanya. JAKARTA - Bagi kaum kusam, mereka yang terpinggirkan memiliki air mata kesedihan berupa api yang membara. Akumulasi kemarahan, kekecewaan atas penindasan dan ilustrasi atas novel karya Piter Abdullah Redjalam, yang sehari-hari bekerja sebagai Direktur Riset di CORE Indonesia, yang dituangkan dalam novel Air Mata Api. Buku ini terinspirasi dari bait-bait lirik lagu Iwan Mata Api bercerita tentang kehidupan Saguna dan sang istri, Gayatri, juga putra mereka yang bernama Gara dan kekasihnya Garnis. Kisah ini berawal dari kehidupan Saguna dan Gayatri, sepasang masyarakat yang terpinggirkan dari dinamika masyarakat Jakarta, hidup sebagai preman yang menjaga toko kelontong juga terminal. Alkisah karena mencuri kambing tetangga, Saguna minggat dari rumah. Dalam perjalanan yang penuh rindu dan luka pada keluarga, dia menjumpai Gayatri, perempuan asal Wonogiri yang hidup sebagai pelacur di salah satu lokalisasi di Solo. Dengan modal nekat keduanya kabur, membangun rumah tangga baru di Jakarta hingga kelahiran sang putra, Gara. Ketika relasi Saguna mulai membaik dengan ayahnya, Saguna justru harus menghadapi dinamika yang rumit di Jakarta. Dinamika kian memanas dengan persaingan antar geng preman sampai maraknya teror penembakan misterius yang membidik berandal kota’.Dengan mengangkat latar belakang tahun 1980-an, Piter mencoba menonjolkan kecemasan masyarakat kelas bawah saat terjadinya teror penembakan misterius. Naas, Saguna pun menjadi korban dari penembakan misterius akibat konflik antar akses dan pilihan pekerjaan, membuat Gayatri yang menjanda dengan sang putra hidup terlunta-lunta. Akibat terlilit hutang, Gayatri pun terpaksa kembali ke lokalisasi, menjajakan tubuhnya demi mendapat uang dan membayar dalam hati yang sulit diredam akhirnya membuat Gayatri memberontak terhadap si germo, sial, pertikaian Gayatri dengan si germo malah merenggut nyawanya ingatan pada masa lalu, membuat Gara tumbuh sebagai pemuda yang keras. Dalam asuhan Bang Juki, rekan dan sahabat terbaik ayahnya, Gara berkembang dengan baik, pria yang tegar dan berprinsip kuat. Dia tak suka kisah cinta yang cengeng. Dia pun hidup dari terminal ke terminal hingga akhirnya menjatuhkan hati pada Garnis. Seorang gadis asal Bandung yang minggat karena lelah dengan ketidakharmonisan dalam Jakarta yang kejam menelan habis cita-cita Garnis. Sejarah seolah berulang, Garnis terdampar pada kehidupan malam sebagai pelacur dan kartel kerumitan itulah Gara meneguhkan hati untuk menyelamatkan Garnis, perempuan yang sangat dia cintai. Guratan masa lalu terutama masa lalu sang ibu membuat Gara semakin yakin untuk mencintai dan menolong Garnis. Lagi-lagi, dewi fortuna memberi tantangan besar bagi Gara karena harus berhadapan dengan bos narkoba yang menindas Garnis bernama Boy. Sejarah berulang, Gara harus bertarung dengan Boy. Kemenangan Gara pun berhasil membuat dia bersatu dengan Bisnis membaca buku ini, kami mendapati bahwa novel Air Mata Api memiliki gaya bahasa yang mudah dicerna, dan sangat sarat dengan nilai kemanusian. Meski demikian, buku ini punya tantangan bagi orang yang menyukai alur cerita maju ke penulis banyak memberikan eksplorasi karena ditulis dalam inspirasi atas lirik lagu membuat per bab yang ditulis tidak melulu maju ke depan, namun juga ada cerita yang berasal dari masa lalu atau Air Mata Api adalah menggambarkan kehidupan masyarakat yang terpinggirkan. Buku ini seolah sukses memberi kesimpulan dalam hidup kadangkala ada kesialan yang menimpa dan itu tidak terhindarkan. Ada beberapa hal yang bisa dikendalikan, dan ada pula yang hal yang sama sekali tak bisa soal kehidupan kota, desa, terminal hingga lokalisasi menunjukkan kemampuan penulis yang mumpuni dalam melakukan riset dan menyerap deskripsi yang dituliskan sangat mudah dicerna pembaca, relevan, dan tutur kata yang ideal bagi sebuah novel. Novel ini mengalir dengan baik berkat penggambaran detail terutama dalam menceritakan perasaan setiap tokoh yang sangat detail dalam naskah novel ini akan memudahkan proses kreatif lanjutan, misalnya saja untuk dijadikan film action. Hal ini mengingat penggambaran adegan berkelahi antar preman maupun dalam proses penyelamatan Garnis cukup detail dan mudah diimajinasikan para pegiat BukuJudul Buku Air Mata ApiPenulis Piter Abdullah RedjalamPenerbit Rajagrafindo PerkasaCetakan PertamaJumlah Halaman xviii, 212 halamanTahun Terbit 2020 Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Novel air mata Tuhan ini merupakan sebuah karya dari Aguk Irawan novel ini mengisahkan lika-liku percintaan segitiga antara Fisha, Fikri dan hamzah yang banyak mengundang perhatian. Simak selengkapnya resensi novel air mata Tuhan akan di bahas unsur penting novel yang mungkin belum kamu ketahui. Mulai dari identitas, sinopsis, intrinsik hingga pesan moral yang terkandung dalam novel tersebut. Simak yuk! Identitas Novel Judul NovelAir Mata TuhanPenulisAguk Irawan halaman358 halamanUkuran buku13×19 cmPenerbitPT. ImaniaKategoriFiksiTahun Terbit2014Harga Novel air mata Tuhan ini merupakan sebuah novel karya dari Aguk Irawan yang mulai diterbitkan pada tahun 2014 oleh PT. Imania. Novel ini memiliki ketebalan mencapai 353 halaman. Sinopsis Novel Air Mata Tuhan Iwa Fisha melayang-layang. Hatinya pun menjerit-jerit. Rasa kesakitan karena kanker rahim itu semakin memuncak, seiring jiwanya yang terkapar dalam ketidakberdayaan. Dengan tangan gemetar, ia usap air matanya dengan ujung jarinya. Ia tidak menyangka bahwa hinaan dan kebencian itu akan menghadapkannya pada pilihan yang sangat tidak ia bayangkan, bercerai atau di madu? Ya, Allah… untuk inikah aku membangun rumah tanggaku? Setelah kau angkat calon bayi dan rahimku? Setelah kau buat dua kali aku keguguran? Setelah kujaga terus cinta dan sayangku kepada suamiku? Setelah kau beri aku kesakitan dengan penyakit ini? setelah kau ambil ayahku? O, inikah tujuan-Mu sesungguhnya, ya Rabb? Novel ini mengisahkan kehidupan Fisha berasal dari keluarga sederhana yang patuh dan taat kepada suaminya yaitu Fikri. Fisha awalnya sangat menyukai Hamzah. Namun Fikri terlebih dahulu melamar dan akhirnya mereka menikah. Namun, Ibu Fikri tidak begitu setuju sehingga ia memiliki hubungan yang renggang dengan ibu mertuanya. Tak hanya itu dulu ia yang seorang aktivis kampus dan sempat menjadi dosen pembimbing Fikri. Kini ia menjadi ibu rumah tangga biasa yang patuh kepada suaminya. Setelah mereka menikah Fisha mengalami keguguran 2 kali dan ia harus menerima kenyataan bahwa ia mengidap penyakit serius. Yaitu kanker rahim dimana anak dan rahimnya harus di angkat. Hal tersebut menjadi celah bagi mertuanya untuk mencarikan Fikri madu. Dan bertambah beratlah bebannya ketika ia mengetahui bahwa ayahnya telah meninggal dunia. Ujian demi ujian terus ia hadapi dengan sabar meski tak bisa dipungkiri tangis menjadi salah satu pelipur laranya. Fikri yang begitu mencintai Fisha tak bisa menentang kehendak orang tuanya sehingga ada dua pilihan untuk Fisha yang ia berikan bercerai atau rela di poligami. Bagaimana kelanjutan kisah mereka? Unsur Intrinsik Novel Dalam resensi novel air mata Tuhan terdapat unsur intrinsik di dalamnya, yaitu 1. Tema Tema yang diangkat dalam novel ini yaitu kesabaran dan kesetiaan seorang istri bernama Fisha. 2. Tokoh dan Penokohan Fisha, ia merupakan dosen yang cerdas, patuh kepada suami, sabar, lemah lembut dan juga penyayang Fikri, ia pemuda tampan yang memiliki sikap yang baik, perhatian dan begitu mencintai istrinya Hamzah, pemuda sholeh dan baik hati serta perhatian Dan masih banyak lagi tokoh lainnya 3. Alur Alur yang digunakan dalam novel ini yaitu menggunakan alur campuran dimana terdapat alur maju dan alur mundur di dalamnya. 4. Latar Waktu Latar waktu yang digunakan dalam novel ini yaitu pagi hari, siang hari dan juga malam hari. 5. Latar Tempat Latar tempat yang digunakan dalam novel yaitu menggunakan latar di Yogyakarta dan Aceh, di tempat di kampus, di rumah Fisha, rumah Fikri dan masih banyak latar tempat lainnya. 6. Sudut Pandang Sudut pandang yang digunakan dalam novel air mata Tuhan yaitu menggunakan sudut pandang orang ketiga yang serba tahu. 7. Gaya Bahasa Gaya bahasa yang digunakan dalam novel yaitu menggunakan gaya bahasa yang indah dan penuh makna. Namun ada beberapa yang memerlukan pemahaman yang lebih dalam pemaknaannya. 8. Amanat Amanat ayng terkandung dalam novel yaitu novel ini mengajarkan kita untuk menjadi muslim yang selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dan setiap cobaan yang kita terima merupakan bentuk perhatian Tuhan kepada kita. Kesabaran tertinggi seseorang adalah ketika di uji oleh berbagai cobaan yang begitu menyakitkan namun tetap tabah dan menerima takdir Tuhan. Unsur Ekstrinsik Novel Berikut merupakan unsur ekstrinsik novel yaitu 1. Nilai Sosial Sikap fikri pada saat awal menikah begitu perhatian dan sangat baik dalam menghadapi istrinya. Seperti suami idaman lainnya. 2. Nilai Moral Namun ketika di hadapkan dengan ujian Fisha yang tidak bisa mengandung kembali ia mulai goyah dalam kesetiaannya. Kelebihan Novel Memiliki qoutes yang begitu indah Tidak hanya mengisahkan percintaan namun juga tentang religi, sosial dan juga budaya Latar dan deskripsi tokoh begitu baik Banyak pelajaran bermakna tentang mengarungi bahtera rumah tangga Kekurangan Novel Kurang dikupas saat masa remaja Fisha kenapa bisa digandrungi banyak lelaki Dan ada beberapa kata yang kuran dimengerti Pesan Moral Novel Air Mata Tuhan Terakhir dari resensi novel air mata Tuhan terdapat pesan moral di dalamnya yaitu Mengajarkan kita untuk menjadi muslim yang selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dan setiap cobaan yang kita terima merupakan bentuk perhatian Tuhan kepada kita. Kesabaran tertinggi seseorang adalah ketika di uji oleh berbagai cobaan yang begitu menyakitkan namun tetap tabah dan menerima takdir Tuhan.

resensi novel air mata cinta